“Ya kita minta semua daerah, semua daerah untuk melakukan pengadaan karena ini akan segitu bermanfaat untuk membantu para kepala daerah, itu tadi mengurangi korupsi, mempermudah masyarakat, masyarakat akan berterima kasih kepada kepala daerah-daerah melakukan ini,” ungkap Tito.
Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan hingga kini pengadaan mesin itu masih berproses di DPR RI. Namun, pihaknya sudah mencanangkan kalau banyaknya mesin yang akan diterima oleh setiap daerah bergantung pada banyaknya penduduk.
“Tergantung jumlah penduduknya. Ada kalau seperti Kabupaten Tanah Tidung yang penduduknya hanya 26 ribu ya mungkin tidak perlu terlalu banyak. Satu kecamatan satu cukup. Tapi kalau seperti DKI, 10 juta, mungkin 100 anjungan juga belum tentu cukup. Tergantung kepadatan daerah dan kemampuan masing daerah,” terang Zudan.
(Rizka Diputra)