Selain pengamanan tempat ibadah saat Nataru, dijelaskan Truno, pihaknya juga akan melakukan pengamanan di tempat wisata dan jalur transportasi. Pasalnya, saat musim libur panjang Nataru kendaraan dari arah Jakarta atau sebaliknya akan melintas melewati Jawa Barat.
"Pengamanan juga di tempat wisata dan jalur, karena antara Natal dan Tahun Baru ini berdekatan dan ada libur bersama maka kita akan mengamankan jalur, yang akan dilewati dari arah Jakarta atau sebaliknya," tuturnya.
Baca Juga : Mantu Jokowi Maju di Pilwakot Medan, PKS: Setiap Orang Punya Hak
Masih dikatakan Truno, tempat-tempat wisata seperti puncak Bogor akan diberlakukan rekayasa lalu lintas, dengan cara membuka dan menutup jalur secara bergantian. Ia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan analisa dan evaluasi di lokasi-lokasi rawan kecelakaan seperti Tol Cipali.
"Setelah kita evaluasi, kecelakaan-kecelakaan yang lalu karena human eror seperti ngantuk, lalai. Kalau di jalur A dan B Tol Cipali itu tidak ada pembatas. Sudah diakomodir sama pihak pengelola jalan tolnya," ucap dia.
(Angkasa Yudhistira)