Ngatimin, Ketua Kelompok Tani Sidodadi, mengaku senang dengan perhatian pemerintah mendukung budidaya cabai di daerahnya.
"Setiap malam, di pasar lelang yang kami dirikan, mampu melakukan transaksi cabai hingga puluhan juta rupiah. Pasar lelang ini sangat membantu petani," tukas Ngatimin yang dikenal sebagai petani cabai sekaligus pengelola tempat lelang cabai di Desa Banaran, Kecamatan Galur tersebut.
Dirinya menyebutkan di kampung Trisik, Banaran, pertanaman cabai mencapai 40 hektare dan saat ini memasuki musim panen raya. Bahkan petani mampu menghasilkan cabai keriting 30 ton per hari untuk memasok pasar di Jateng, Jabodetabek hingga Sumatera. "Jadi kalau untuk Natal dan Tahun Baru nanti saya yakin aman," tutup Ngatimin optimis. (cm)
(Fahmi Firdaus )