"Saya sampaikan baik menyampaikan perbakan sistem, baik rekrutmen sistem di politik yang ketiga mengenai fokus di KPK apakah perbaikan di sisi eksekutif daerah, atau sisi pemerintah pusat atau kepolisian atau kejaksaan. Sehingga harus ditentukan fokusnya sehingga tidak sporadis, evaluasi sangat perlu," terang dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun juga mengungkapkan ingin berbicara dengan para pimpinan partai politik, guna membahas bagaimana sistem rekrutmen politik yang murah guna mencegah prilaku korupsi yang banyak dilakukan para politisi tersebut.
"Itu harus dibicarakan dengan partai-partai politik. Sistem rekrutmen politik yang paling murah ini yang perlu dibicarakan," tandasnya.
(Awaludin)