Semasa hidup, Irwan menafkahi keluarganya dari hasil berkebun di lahan milik orang lain. Mereka tinggal di pondok atau gubuk di lahan yang digarap yang sering disebut hutan, tepatnya di Kampung Penan, Baru 9, Bintulu.
Karena Irwan sakit-sakitan, Milda menjual sayuran hasil kebun ke pasar. Perempuan 45 tahun ini berjalan kaki dengan jarak tempuh atau berjam-jam. Sampai-sampai Milda dikira orang gila karena penampilannya yang tidak meyakinkan sebagai penjual sayur. Selain itu, cara Milda bicara tidak karuan karena stres dengan nasib yang dialami. Sosok Milda pun kemudian viral di media sosial.
Kemudian, komunitas sosial Extrameal Bintulu dan pegiat Medsos Bintulu News Francis Ngu Hown Hua menyelidiki kebenaran kondisi Milda. Dan, pada akhirnya terungkaplah bahwa ada sepasang suami istri tanpa dokumen resmi tinggal di hutan Malaysia dengan lima anak.
(Qur'anul Hidayat)