BENGKULU - Isak tangis keluarga pecah saat menyambut jenazah Wina Mardiani (20) mahasiswi asal desa Medan Jaya kecamatan Ipuh, kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang ditemukan meninggal dunia tak jauh dari tempat kostnya, Minggu 8 Desember 2019.
Pemakaman anak pertama dari tiga bersaudara itu di Tempat Pemakaman Umum (TPU), desa Pasar Baru kecamatan Ipuh kabupaten Mukomuko, Senin (9/12/2019), sekira pukul 19.01 WIB.
Sebelumnya jenazah Wina diotopsi tim forensik Mabes Polri dan Polda Sumatera Selatan. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di desa Medan Jaya kecamatan Ipuh kabupaten Mukomuko, untuk disemayamkan dan langsung dikembumikan.
Kedatangan jenazah korban di rumah duka yang di bawa menggunakan mobil ambulance milik, pemerintah kota (Pemkot) kota Bengkulu disambut isak tangis anggota keluarga dan rekan korban.
Tidak kurang dari ratusan masyarakat setempat menyambut kedatangan mahasiswi Universitas Bengkulu (Unib) semester V itu di rumah duka. Selain itu, kedatangan jenazah korban pun disambut dengan hujan dengan intensitas ringan.
"Anak saya dikebumikan di pemakaman desa Pasar Baru," sampai ayah korban, Aguswandi, Senin 9 Desember 2019 malam.
Baca Juga: Mahasiswi di Bengkulu yang Tewas dengan Kaki Terikat Diduga Dibunuh Penjaga Kos
Sebagaimana diketahui, Wina Mardiani (20) mahasiswi fakultas ekonomi dan bisnis, Universitas Bengkulu (Unib), ditemukan meninggal dunia, Minggu 8 Desember 2019, sekira pukul 17.06 WIB.
Perempuan kelahiran, kecamatan Ipuh kabupaten Mukomuko, 23 Maret 1999, itu ditemukan tidak bernyawa tak jauh dari tempat kost-nya atau sekira 100 meter. Tepatnya, di areal rawa perkebunan sawit bekas areal persawahan.