JAKARTA - Beda dengan Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) justru tidak mempersoalkan adanya penghargaan yang diberikan kepada klub malam Colosseum oleh Pemprov DKI Jakarta.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak. Ia menilai kalau pemberian anugerah atau penghargaan tersebut sudah dilakukan oleh gubernur sebelumnya.
"Informasinya program tersebut dijalankan setiap 2 tahun sekali, dan sudah berjalan sejak gubernur-gubernur sebelumnnya," ucap Yusuf Martak dalam keterangan rilisnya yang dikutip pada Senin (16/12/2019).
Baca juga: Kebijakan Anies Beri Izin DWP 2019 dan Penghargaan Diskotek Dikritik
Dengan adanya kontra yang dilayangkan beberapa pihak, Yusuf meyakini hal tersebut merupakan pihak-pihak yang masing belum bisa berpaling atau move on dari Pilkada DKI 2017.
"Tapi yang dijadikan hot issue oleh kelompok pendendam/buzzer yang masih susah move on atas kemenangan gubernur muslim dalam Pilkada DKI hanya satu perusahaan tempat usaha Diskotek?" ungkapnya.