Fenomena Maraknya Hewan Buas Muncul di Permukiman

Debrinata Rizky, Jurnalis
Rabu 18 Desember 2019 19:01 WIB
Foto Ilustrasi Okezone
Share :

JAKARTA - Maraknya teror hewan liar menyerang manusia akhir-akhir ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Di antaranya penemuan ular kobra di pemukiman warga Jawa Barat, penerkaman petani kopi oleh harimau di Sumatera dan yang terbaru kasus meninggalnya seorang kakek bernama Sutarma setelah disengat tawon vespa.

Beberapa kasus di atas menimbulkan korban luka maupun meninggal dunia. Komunitas Aspera yang bergerak dibidang edukasi dan pemerhati reptil mengemukakan, fenomena hewan liar yang menyerang manusia terutama ular adalah fenomena musiman.

"Fenomena khususnya ular adalah musiman, mengingat bulan November dan Desember memang musim ular menetas," kata Wakil Ketua Komunitas Aspera, Nyimas Bemby kepada Okezone, Rabu (18/12/2019).

 Baca juga: Wali Kota Depok: Marak Ular Kobra karena Pembangunan di Areal Sawah

Menurut Nyimas, penyerangan yang dilakukan hewan liar terhadap manusia adalah suatu cara para hewan tersebut untuk melakukan pertahanan diri mereka (hewan). Habitat yang semakin sempit membuat hewan tersebut secara tidak langsung bersinggungan dengan manusia.

"Selain habitat sumber daya makanan si hewan juga berkurang, karena habisnya hutan-hutan tempat tinggal mereka, maka mau tidak mau akan bersinggungan dengan manusia dipemukiman. Mengenai serangan tawon vespa, yang saya tahu mereka menyerang saat merasa terancam atau rumahnya dalam bahaya," kata Nyimas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya