PALEMBANG - BKSDA Sumatera Selatan mengatakan harimau yang memangsa manusia di Kota Pagaralam, Lahat dan Muara Enim lebih dari satu ekor. Data tersebut diperoleh dari hasil analisa yang dilakukan BKSDA Sumsel dari beberapa kejadian.
"Kami identifikasi itu tidak hanya satu ekor harimau. Dari 7 kejadian yang ada, ada 2 kantong yang berbeda," kata Kepala BKSDA Sumsel, Genman Hasibuan, Senin (30/12/2019).
Hal tersebut lantaran jarak dan rentang waktu antar kabupaten dan kota tempat kejadian memiliki jarak yang cukup jauh.
"Di Pagaralam, berasal dari 2 kantong harimau, di Bukit Dingin itu seluas 63 ribu hektare membentang dari kabupaten Lahat, Pagaralam dan Empat Lawang," lanjut Genman.
Sedangkan di kantong Jambul Parah seluas 282 ribu hektare membentang dari Lahat, Pagaralam sampai Muaraenim.
"Kedua kantong ini ada beberapa ekor harimau sumatera. Bisa saja untuk Muaraenim dari kantong Jambul tetapi itu masih dalam penelitian kita. Sudah ada 4 kamera trap dan box trap dipasang," kata Genman.