Bendung Kamijoro ini dibangun dengan biaya Rp229 miliar sejak 2016 hingga 2018 untuk bendung dan jaringan irigasi. Sedangkan di tahun 2018 sampai 2019 dilanjutkan pembangunan prasarana air baku senilai Rp24 miliar.
Bendung Kamijoro ini bisa mensuplai irigasi di Pijenan, Kecamatan Pajangan, Bantul dengan debit mencapai 2,5 meter kubik per detik. Itu bisa mengaliri sawah dengan luasan mencapai 2.370 hektare.
Tidak hanya itu, air yang diambil dari Sungai Progo ini juga menjadi air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Bandara YIA dengan debit air mencapai 500 liter per detik. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan industri Sentolo. Bendung Kamijoro juga menjadi objek wisata baru di Kulonprogo seta jembatan penghubung Kabupaten Kulonprogo dan Bantul yang membentang di atas Sungai Progo.
(Qur'anul Hidayat)