Pertama kali perlintasan dibuka, kereta tenaga uap menjadi primadona masyarakat namun sampai di tahun 1921 kereta api jenis baru bertenaga listrik buatan Jerman, bernama Ringbaan beroprasi. Sebab pembangkit listrik tenaga air rampung dibangun, dari situlah sumber tenaga listrik penggerak kereta berasal.
"Pada 1 Mei 1930, kereta api listrik Jakarta-Bogor resmi beroperasi, beberapa bangunan peninggalan pembangkit listrik ini masih bisa dilihat sekarang. Salah satunya, gardu sentral dekat Stasiun Depok dan gardu Kedung Badak dekat Bogor. Memasuki tahun 1960-an, giliran kereta diesel yang melintasi stasiun berjalur tunggal ini," tutur Yano.
Stasiun Depok terletak di Jalan Stasiun, Pancoran Mas, Pancoran Mas, Depok. Stasiun ini berada di Daerah Operasi 1 Jakarta. Stasiun ini kadang-kadang juga disebut sebagai Depok Lama, dan merupakan salah satu stasiun tertua di wilayah Jabodetabek. Ke arah selatan dari Stasiun Depok terdapat sebuah dipo KRL, yang merupakan terbesar di Asia Tenggara. Stasiun ini memiliki 4 jalur untuk mempercepat perjalanan KRL Commuter Line & Ekonomi dari Bogor dan untuk tempat pemberhentian kereta tujuan Depok.
Tidak hanya untuk menunggu kereta api saja. Di area Stasiun Depok Lama juga terdapat dua sekolah yaitu SDN 2 Depok dan SDN 4 Depok. Selain itu terdapat gereja, yaitu gereja Kristen Pasundan Jemaat Depok. Letak gereja diampit kedua sekolah tersebut. Ternyata hal ini juga menjadi menarik yang ada di Stasiun Depok Lama.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT KCI Eva Chairunisa mengatakan sejak pertama dibangun sudah kerap kali mengalami perbaikan.
"Sekarang stasiun Depok Lama sedang dibangun terowongan untuk masyarakat yang tinggal diseberang stasiun. Sebelum ada terowongan, masyarakat yang tinggal diseberang stasiun selalu nyebrang melintasi rel kereta api. Maka dari itu untuk mengurangi angka kecelakaan dibuatlah terowongan," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)