Banyak sampah perabot rumah tangga yang berhasil dikumpulkan pria 43 tahun itu bersama rekan-rekannya. Dari ribuan ton sampah milik warga Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Bekasi di lokasi, ada sofa, kasur, tempat tidur, dan perabot rumah tangga lainnya.
"Banyak barang-barang yang udah rongsok, sisa banjir kemarin. Kan nanti bisa dijual lagi," ujarnya.
Seakan sudah terbiasa dengan aroma tak sedap yang menyengat, para pemulung penuh semangat terus mengais sampah di zona 3 TPST milik Pemprov DKI Jakarta itu. Meski bercampur lumpur sisa banjir yang licin dan kotor, mereka dengan sigap memilah barang-barang yang sekiranya bisa dijual kembali.
"Kalau kemarin kan sampahnya sempat dicampur, kebanyakan kayu-kayu tebangan, bambu macam-macam kan banyak di sini. Tapi sekarang mendingan karena dipisah," tuturnya.