Sering Tidur Dekat Jenazah, Suhadai Kini Jadi Penjaga Kamar Mayat

Fathnur Rohman, Jurnalis
Sabtu 11 Januari 2020 10:31 WIB
Suhadai menikmati perannya sebagai penjaga kamar mayat (Foto: Okezone/Fathnur)
Share :

Suhadai juga pernah mengautopsi mayat seorang perempuan yang dituduh dukun santet di Bumiayu. Saat itu, ia bersama dengan Dokter Heisma harus menempuh medan yang sangat berat untuk datang ke lokasi kuburan perempuan itu.

"Saya pernah ke Bumiayu untuk autopsi mayat yang dikira dukun santet. Medannya itu berat, tidak bisa dilalui oleh kendaraan apapun, " kata Suhadai.

Diceritakan Suhadai, dirinya juga sering mengautopsi mayat korban kecelakaan lalu lintas yang anggota tubuhnya tidak lengkap. Biasanya untuk melihat identitas korban, ia akan melihat pakaian yang korban kenakan.

Suhadai juga sering menjumpai mayat yang tidak diketahui identitasnya. Bahkan, setelah beberapa waktu, mayat tersebut tidak kunjung ada yang menjemput. Untuk kasus seperti itu, biasanya dirinya akan meminta persetujuan pihak kepolisian agar mayat itu segera dimakamkan.

"Kalau enggak ada yang cari, kita nanti minta surat kepada polisi untuk menguburkan mayat itu, " ungkap Suhadai.

Suhadai megatakan, tidak ada beban berarti selama ia bekerja di Instalasi Forensik dan Pengurusan Jenazah RSD Gunung Jati. Meskipun masih banyak orang yang menganggap rendah pekerjaannya itu.

Menurut Suhadai, banyak pelajaran yang ia ambil dari pekerjaannya. Salah satunya adalah ia bisa memperbaiki diri untuk hidup yang lebih baik.

"Karena sering berurusan dengan mayat jadi saya bisa intropeksi diri saya agar hidup saya lebih baik lagi. Saya anggap pekerjaan saya itu ibadah, " ucap dia.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya