Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan pembangunan ibu kota baru tidak akan merusak kelestarian alam. Bahkan, ia ingin pembangunannya memperbaiki hutan-hutan yang rusak.
Baca juga: Lika-liku Jokowi dan Para Menteri Menembus Medan Terjal Penajam Paser Utara
"Kita memiliki kewajiban untuk justru memperbaiki dari lingkungan yang kurang baik menjadi baik, hutan yang rusak menajdi hutan yang kita rehabilitasi yang kita perbaiki," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas pemindahan ibu kota.
Jokowi pun meminta Menteri LHK Siti Nurbaya menyiapkan sekira 100 hektare lahan untuk dihijaukan. "Kita harapkan dalam 100 hektare itu mungkin bisa kita siapkan lebih dari 17 juta bibit tanaman," ungkapnya.
Baca juga: Pemerintah Akan Bentuk Provinsi di Lokasi Ibu Kota Baru
(Hantoro)