Tak hanya itu, potensi hujan lebat juga diprediksi bakal terjadi di perairan Utara Natuna, Selat Karimata Bagian Selatan, perairan Barat Sumatera Barat, hingga Barat Lampung.
Adapun, dasar-dasar prakiraan BMKG dalam memprediksi hujan lebat di sejumlah daerah tersebut yakni karena terdapat pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang dari Sumatera Barat hingga Selatan, kemudian, Bengkulu hingga Lampung. Konvergensi tersebut, mampu meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di Sumatera Barat, Jambi bagian barat, Bengkulu, dan Lampung.
Selain itu, terdapat sirkulasi di Selat Karimata (Borneo Vortex) yang signifikan pada tanggal 16 - 18 Januari 2020 yang memberikan potensi hujan signifikan di Kepulauan Riau, Riau bagian Timur, Kepulauan Bangka Belitung bagian Utara, Jambi bagian Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah bagian Utara dan Barat, serta di Kalimantan Utara bagian Barat.
Terkahir, adanya intrusi udara kering (Dry Intrusion) di wilayah perairan Selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah yang mampu meningkatkan labilitas di Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian Barat. Kondisi ini dapat memicu proses pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
(Qur'anul Hidayat)