Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta, Heru Hermawanto menuturkan, proses revitalisasi ini mulai dilaksanakan pada 2019, bersamaan dengan revitalisasi Masjid Istiqlal dan kawasan di sekitar Lapangan Banteng. Ketiga wilayah tersebut nantinya terhubung dengan jalur pejalan kaki yang lebar dan rapi.
Menurut dia, konsep revitalisasi ini dibangun berdasarkan kronologi sejarah kawasan Monas dan Medan Merdeka. Kawasan itu berfungsi sebagai pusat pemerintahan sampai Taman Merdeka sebagai ruang terbuka hijau.
Baca Juga : Pemprov DKI Alokasikan Rp150 Miliar untuk Revitalisasi Monas
"Selain itu sebagai sarana rekreasi berskala nasional yang kental dengan makna simboliknya untuk mengenang dan membangkitkan semangat perjuangan bangsa," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)