"Kita tahu bersama, tantangan kita ke depan juga akan semakin berat. Selain isu kedaulatan, tantangan lain muncul seperti semakin meluasnya spektrum konflik di berbagai belahan dunia. Dari konflik internal, perang asimetris seperti gerilya dan teror, perang proxy menggunakan pihak ketiga, sampai perang hybrid yang menggabungkan strategi militer dan nonmiliter maupun strategi konvensional dan nonkonvensional," tutur Jokowi.
Ia pun mendorong TNI berani memulai untuk membangun berbagai instrumen militer berteknologi canggih guna menghadapi tantangan bangsa Indonesia yang semakin berat ke depan.
(Rizka Diputra)