Sementara itu diwaktu yang berbeda, Kepala Desa Cibereum yakni Suheri menerangkan, sejumlah warga di desanya sering menyampaikan keluhan terkait perilaku kawanan monyet ekor panjang yang meresahkan.
Disampaikan Suheri, jumlah populasi kawanan monyet ekor panjang ini setiap tahunnya terus bertambah. Dia menjelaskan, dalam satu tahun monyet ekor panjang bisa melahirkan hingga dua kali. Menurutnya, apabila ada 100 ekor monyet dalam satu tahun, bisa diperkirakan monyet itu akan memiliki anak sebanyak 200 ekor.
Menanggapi adanya keluhan yang datang dari warganya, Suheri saat ini sudah berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) dan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Jawa Barat.
Suheri mengungkapkan, selama kurun waktu empat hari saja, pihaknya berhasil menangkap ratusan ekor monyet di kawasan hutan lindung Desa Cibereum. Penangkapan ratusan monyet itu bahkan sampai melibatkan warga dari Suku Baduy.
"Populasi monyet di sini bertambah banyak. Warga sudah resah. Enam bulan terakhir ini monyet-monyet itu sudah masuk ke rumah-rumah warga. Penangkapan dari Sabtu sampai Selasa," ucap Suheri.
Suheri sendiri berharap, agar warga di desanya bisa memantau kawanan monyet ekor panjang itu, agar tidak masuk ke rumah-rumah dan merusak pertanian. Sedangkan, ratusan monyet yang berhasil ditangkap, nantinya akan dibawa petugas ke kantor BKSDA Purwakarta untuk dikarantina.
(Awaludin)