JAKARTA - Pedagang di pasar hewan Jatinegara, Jakarta Timur, mengaku belum tahu virus korona dapat tertular dari hewan seperti kelelawar atau kalong. Saat ini, penyakit yang berasal dari Wuhan, Cina, itu dilaporkan telah menewaskan 80 orang dan 2.744 lainnya telah terinfeksi.
Seorang pedagang hewan, Enjum (39), mengaku sudah mendengar wabah virus korona berasal dari Cina. Ia mengetahui informasi tersebut dari media massa. Namun demikian, dirinya tak mengetahui bahwa sumber virus tersebut diduga berasal dari hewan seperti kelalawar.
"Saya tahu penyakit itu dari TV, sama online ya, tapi nggak tahu kalau sumbernya dari hewan kayak ini (sambil menunjuk kelelawar)," ucapnya saat ditemui di Pasar Hewan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (27/1/2020).
Baca juga: Penjual Kelelawar di Pasar Burung Solo Tak Terpengaruh Isu Virus Korona
Okezone mencoba menyusuri pasar hewan yang terletak di Jalan Matraman Raya, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, itu. Para pedagang tampak menjual berbagai hewan, mulai dari kelelawar atau kalong, ayam kalkun, musang, burung, monyet, kelinci, serta unggas lainnya.
Baca juga: Khawatir Virus Korona, Pemerintah Diminta Evakuasi 12 Mahasiswi Unesa di Wuhan China
Seorang pedagang lainnya, Pardi (47), mengatakan dirinya kurang mengetahui virus korona. Sehingga, ia merasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan atas penyakit mematikan tersebut. Ia sendiri mengaku sudah berjualan di pasar hewan Jatinegara selama lima tahun.
"Kurang tau juga penyakit itu, tapi kita disini biasa-biasa saja, Alhamdulillah dari dulu enggak ada apa-apa," pungkasnya.
(Awaludin)