Penjual Kelelawar di Pasar Burung Solo Tak Terpengaruh Isu Virus Korona

Taufik Budi, Jurnalis
Senin 27 Januari 2020 19:01 WIB
Salah satu kios penjual kelelawar si Solo. (Foto: Okezone.com/Taufik Budi)
Share :

SOLO - Para pedagang kelelawar di Pasar Burung Depok, Solo tak terganggu dengan merebaknya berita penyebaran virus korona dari Provinsi Wuhan, China. Padahal, virus ini diduga muncul dari hewan seperti kelalawar, ular, musang, serigala, dan anjing. Data terkini, virus korona telah menewaskan 80 orang di China, dan 2.744 lainnya terinfeksi.

Okezone menyambangi salah satu kios yang menjual kelelawar milik Budi. Pria yang mengaku sudah 20 tahun berjualan kelelawar itu tengah melayani salah satu pembeli.

"Satu ekor kelelawar ini saya jual harganya Rp15 ribu. Ini beli lima ekor, jadi Rp75 ribu. Sudah saya potong langsung dan bulu-bulunya sudah saya bersihkan," kata Budi mengawali pembicaraannya, Senin (27/1/2020).

Budi mengaku tak percaya dengan adanya virus korona. Ketidakpercayaannya karena sudah sering mendengar kabar soal virus yang berasal dari hewan, namun tak pernah melihat langsung buktinya. Dia juga tak pernah mendapatkan keluhan dari pembeli kelelawar selama puluhan tahun berjualan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya