Penjual Kelelawar di Pasar Burung Solo Tak Terpengaruh Isu Virus Korona

Taufik Budi, Jurnalis
Senin 27 Januari 2020 19:01 WIB
Salah satu kios penjual kelelawar si Solo. (Foto: Okezone.com/Taufik Budi)
Share :

"Tidak percaya, alasannya pertama, karena saya tidak lihat sendiri. Kedua, saya sudah lama sekali berjualan kelelawar. Dan selama berjualan kelelawar, pembeli saya tak ada yang komplain. Malahan, penyakit yang mereka derita, justru sembuh setelah mengkonsumsi kelelawar ini," ucapnya.

Budi juga meragukan foto kelelawar yang beredar di medsos. Sepengetahuan dirinya, sangat jarang sekali kelelawar dimasak sekaligus dengan bulu-bulunya. "Orang Indonesia itu bukan orang bodoh-bodoh bisa dibohongin kayak foto yang beredar di medsos. Lihat saja itu foto kelelawar, kayak editan saja, kelelawar ketawa," ujar Budi tertawa lebar.

Baca juga: Cerita Mahasiswa Indonesia Terisolasi di China Akibat Virus Korona

Selain soal korona, Budi juga membantah soal informasi yang disebutnya bohong, yakni luka gigitan kelelawar baru kering setelah sebulan. Budi lantas menunjukkan bekas luka akibat gigitan kelelawar di tubuhnya yang sudah sembuh setelah tiga hari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya