Penjual Kelelawar di Pasar Burung Solo Tak Terpengaruh Isu Virus Korona

Taufik Budi, Jurnalis
Senin 27 Januari 2020 19:01 WIB
Salah satu kios penjual kelelawar si Solo. (Foto: Okezone.com/Taufik Budi)
Share :

"Hoaks itu, katannya digigit kelelawar, lukannya baru sembuh satu bulan. Ini saya sudah sering digigit kelelawar, lukanya tidak sampai berhulan-bulan. Satu sampai tiga hari, lukanya sembuh," ucapnya.

Ditambahkan Budi, kelelawar termasuk katagori hewan musiman. Dirinya selalu berburu kelelawar setahun sekali.

"Sekali nangkap, 50 ekor, tapi yang mati sepuruhnya. Matinya bukan karena penyakit, tapi karena kena jaring. Kelelawar ini obat herbal, jadi hanya untuk penyakit asma. Dan Paling jauh pembeli saya itu dari Bali. Sekali beli 60 ekor, itupun untuk obat. Jadi tak ada penurunan omset penjualan kelelawar sekalipun ada kabar virus korona," ujar dia.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya