"Otoritas setempat memastikan distribusi makanan ke Wuhan tidak akan terganggu. Seluruh mahasiswa rata-rata tinggal di asrama dan selalu dalam pantauan kampus. Bahkan, hampir seluruh kampus melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan masker, sabun cair, dan thermometer gratis kepada mahasiswa," papar Khofifah.
Baca Juga: Menkes Terawan Sebut Pasien Suspect Virus Korona di Manado Sebagai Pahlawan
Mantan Mensos ini juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Rektor Unesa. Kepada Rektor Unesa, Khofifah meminta terus berkomunikasi untuk memantau dan memastikan seluruh mahasiswa asal Jatim di Wuhan berada pada lokasi yang aman dan tak terjangkit virus korona.
"Pemprov Jatim akan melakukan yang terbaik. Karena mereka adalah anak-anak Jatim dan ini menjadi perhatian kita. Termasuk diantaranya mengupayakan opsi pemulangan jika itu merupakan langkah terbaik," tandasnya.
(Fiddy Anggriawan )