Asep menekankan, selain melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, penyidik juga akan meminta keterangan dari para ahli dalam mengusut kemunculan kelompok yang mengklaim sebagai pencetus berdirinya PBB itu.
Saksi yang akan dihadirkan antara lain adalah, ahli bahasa, pidana, sejarah, sosiologis. Keterangan orang yang kompeten dibidangnya itu dirasa perlu untuk melengkapi berkas penyidikan aparat kepolisian.
"Mengkaji sisi bahasa, sosilogi, dan budayanya seperti apa. Penyidik lakukan itu sebagai langlah komprehensif," ujar Asep.
Baca juga: Soal Sunda Empire, Polri Sudah Periksa 5 Saksi dan Beberapa Ahli
Sebelumnya polisi tengah menyelidiki maraknya kemunculan kerajaan-kerajaan baru di Indonesia. Salah satu yang tengah menjadi perhatian adalah Sunda Empire.
(Awaludin)