JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja, terutama lima tahun ke depan. Salah satu upaya konkret yang disepakati seluruh jajaran Kemensos adalah mengimplementasikan Resolusi 2020 dan Slogan HADIR.
Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara memimpin seremoni peluncuran langkah tersebut. Tagline HADIR bermakna H (humanis), A (adaptif), D (dedikatif), I (inklusif), dan R (responsif).
“Acara ini bermaksud memperkenalkan dan menandai berlakunya nilai-nilai baru yang menjadi pijakan kerja seluruh pegawai Kementerian Sosial ke depan. Inilah nilai-nilai yang akan kita bawa ke depan. Harapannya, kinerja Kemensos meningkat dan menjadi terbaik di antara kementerian atau lembaga lainnya,” kata Mensos dalam rilis yang diterima Okezone, Jumat (21/1/2020).
Selain HADIR, Juliari juga menekankan pentingnya kekompakan. "Suasana seperti ini, kalian tidak harus teriak-teriak kalau bicara. Ini suasana kekeluargaan. Kalau kita bisa kompak, bisa bersatu, tidak mencari-cari kesalahan bagian lain, tidak mendeskriditkan bagian lain, saling menutupi, pasti kita akan menjadi hebat,” papar Mensos.
Juliari menjelaskan maksud tagline HADIR yang diusung Kemensos. Humanis maknanya, dalam setiap tugas Kemensos akan selalu menggunakan pendekatan humanis. Adaptif bermakna, program-program kerja dirancang agar selalu mudah beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada.
Kemudian dedikatif artinya setiap insan Kemensos bekerja dengan penuh dedikasi dan tidak hanya sekadar rutinitas. Inklusif artinya melibatkan semua stakeholder, seperti Bank Himbara, warga masyarakat, komunitas tertentu, dan sebagainya. Sedangkan responsif, semua program kerja dan sumber daya manusia harus memiliki sense of urgency atau selalu merasa pekerjaan itu penting dan terpanggil.
“Saya hanya menjabat selama lima tahun. Dalam waktu 5 tahun itu, saya tidak bermaksud melakukan perubahan. Sebab, bisa saja yang berjalan selama ini sudah baik jadi mengapa harus diubah. Yang penting adalah Kemensos harus adaptif, lebih siap, yang pada ujungnya adalah mengantarkan Kemensos menjadi kementerian berkinerja terbaik di antara lainnya,” ungkap Mensos.
Mensos juga memperkenalkan lima fokus penguatan program kesejahteraan sosial 2020. Kelima fokus tersebut adalah, penguatan program pemberdayaan sosial dalam strategi penanggulangan kemiskinan, penguatan rehabilitasi sosial lanjutan, penguatan kapasitas SDM aparatur dan tenaga kesos, penguatan kesiapsiagaan dan respons penanganan bencana, dan penguatan regulasi penyelenggaraan kesos. Fokus pertama, sudah terlihat dalam acara penyaluran bansos PKH di Cimahi.
“Dalam acara yang dihadiri Bapak Presiden, secara simbolis ditunjukkan pengintegrasian warga penerima manfaat yang graduasi dengan bantuan keuangan dengan bunga lunak,” ujar Mensos.
(Rizka Diputra)