"Kami saat ini bekerja sama dengan kedutaan besar China untuk memastikan bagaimana mengurus jenazah yang bersangkutan secara bermartabat sesuai standar nasional dan internasional dalam mengatasi penyakit ini," kata Duque, seraya menambahkan pria itu akan dikremasi, seperti dikutip dari laman BBC Indonesia, Minggu (2/2/2020).
Departemen Kesehatan Filipina saat ini sedang berusaha melacak orang-orang yang berada dalam penerbangan yang sama dengan pria itu, sehingga mereka dapat dikarantina.
Baca juga: Satu Orang Tewas Terpapar Korona, Warga Manila Mulai Berburu Masker
Mereka juga akan melacak orang-orang lain yang barangkali berhubungan dengan pria dan perempuan tersebut, di antaranya ialah para karyawan hotel yang sempat mereka tempati.
Kematian pria itu dikonfirmasi tidak lama setelah Filipina mengumumkan akan segera menghentikan kedatangan wisatawan asing dari negeri Tirai Bambu. Sebelumnya, mereka hanya membatasi orang-orang dari Hubei, yang merupakan pusat penyebaran virus mematikan itu.
(Rizka Diputra)