Dengan pembatalan 164 jadwal penerbangan tersebut, diperkirakan ada 26.000 penumpang yang terkena dampaknya. Angka itu berdasarkan estimasi tiap maskapai rata-rata mengangkut 140 penumpang dalam sekali penerbangan.
Baca juga: Begini Cara Petugas Bandara Ngurah Rai Cegah Penyebaran Virus Korona
Arie mengatakan, Bandara Ngurah Rai juga telah menyiapkan beberapa opsi terkait pembatalan jadwal penerbangan ini. Salah satunya dengan membuka help desk bagi penumpang yang jadwal penerbangannya mengalami pembatalan.
Sejak merebaknya virus korona di berbagai negara, penerbangan dari Bandara Ngurah Rai ke China dan sebaliknya mulai 13 Januari sampai 2 Februari 2020 hanya ada 804 penerbangan. Sementara jumlah penumpang yang diangkut mencapai 154.483 orang.
(Hantoro)