Hamid mengatakan, sejumlah warganya memang bepergian ke luar Natuna. Namun hal itu disebut bukan karena eksodus, tapi untuk merayakan panen cengkeh di Midei, Batam.
"Ada juga yang misalnya di Midei, ada musim cengkeh ya dia ke sana. Ada yang mau pulang, pas ada kapal, mau ke Serasang, Psugi, dia pulang. Jadi tidak ada istilah eksodus, kalau eksodus kosonglah Natuna itu," ucapnya.
Pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas kesehatan bagi warga Natuna untuk mencegah virus korona.
"Kita kan sudah setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Natuna itu, kita jadikan posko melayani laporan-laporan masyarakat, keluhan-keluhan masyarakat, agar kalau ada yang merasa kurang apa (kurang sehat), itu langsung kita tangani," imbuhnya.
(Qur'anul Hidayat)