JAKARTA - Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman memastikan Surat Presiden (Surpres) omnibus law perpajakan sudah dikirim ke DPR. Sedangkan Surpres omnibus law bidang lainnya akan menyusul kemudian.
"Saya meminta rekonfirmasi, yang sudah diserahkan dan sudah ada Surpres dari Presiden adalah perpajakan, itu sudah selesai," kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Sementara itu, dua Surpres yang akan dikirimkan ke DPR berikutnya yakni tentang omnibus law Cipta Lapangan Kerja, dan RUU tentang Ibu Kota Negara.
"Ibu Sri Mulyani sudah menyampaikan kepada publik, dan dua Surpres lainnya itu sedang diselesaikan antar Kementerian," jelasnya.
(Foto: Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman/Okezone)
Baca Juga: Surpres Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Diterima DPR Senin Depan
Berdasarkan paparan Menko Polhukam Mahfud MD, setidaknya ada tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law yang diajukan pemerintah kepada DPR. Ketiganya adalah RUU Omnibus Law Perpajakan, RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, dan RUU Omnibus Law Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
RUU Omnibus Law ini mencakup revisi dari 79 UU yang terdiri dari 1.244 pasal. Pasal yang direvisi akan memangkas hal yang selama ini menghambat masuknya investasi ke dalam negeri.
Di sisi lain, rakyat kelas pekerja alias buruh menolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Pasalnya, buruh merasa tidak dilibatkan dalam proses penyusunan draf beleid itu. "UU sapu jagat" itu juga dinilai tak berpihak pada buruh dan lebih pro pengusaha.
(Edi Hidayat)