Dengan pertimbangan bahwa pelabuhan tujuan di Kendawangan tidak memiliki fasilitas kesehatan yang memadai untuk penanganan penyakit menular, maka kapal tersebut dialihkan ke pelabuhan terdekat yang mempunyai fasilitas memadai. "Dalam hal ini, Pontianak,” tuturnya.
Kapal MT Awasan Pioneer Voy ini telah lego jangkar di area labuh Zona 4 Pelabuhan Pontianak. Kini, penanganan terhadap kapal asing tersebut sepenuhnya berada di wilayah kerja Pontianak.
PT Way Point Services selaku operator sarana pengangkut kapal asing tersebut telah mengajukan surat pemberitahuan kepada Kepala KSOP Pontianak terkait deviasi dan permohonan clearance administrasi kepabeanan kepada KPPBC Pontianak.
Sementara itu, Suhandi Basri, Head of Corporate Communication PT WHW Alumina Refinery menerangkan perseroan senantiasa selalu taat dan patuh dengan imbauan yang disampaikan dari dinas-dinas terkait untuk melakukan pencegahan dini.
"Perseroan berkomitmen untuk selalu melakukan keterbukaan informasi dan bekerjasama dengan dinas-dinas terkait dan masyarakat luas guna bersama-sama melakukan pencegahan dini virus tersebut," tuturnya.
(Awaludin)