SINGKAWANG - Sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyebaran virus korona di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, setiap turis atau wisatawan asing diperiksa dengan detail. Bahkan, setiap kamar hotel atau penginapan yang dihuni warga asing didatangi untuk dilakukan pemeriksaan di tempat.
Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang, Dinas Kesehatan Singkawang, Imigrasi Singkawang dan Polres Singkawang, Rabu (5/2/2020). Tim gabungan ini melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan warga asing yang menginap di beberapa hotel yang ada di Kota Singkawang.
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, Barita mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan pemeriksaan ini, ada tujuh warga negara asing terdapat menginap di hotel yang ada di Singkawang.
Baca Juga: Gubernur Keluarkan 5 Instruksi soal Virus Korona, Warga China Dilarang Masuk Kalbar
"Kita lakukan lemeruksaan sebanyak lima hotel. Di mana dari lima hotel ini, kita temukan sebanyak tujuh orang asing," katanya dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Kamis (6/2/2020).
Dari pemeriksaan itu, lanjut Barita, tujuh warga negara asing tersebut tidak ditemukan gejala-gejala yang mirip atau suspect virus korona. "Dalam pemeriksaan, kita lakukan ukur suhu. Dan semua yang kita periksa suhunya di bawah 37 derajat selsius. Artinya dalam batas aman," jelasnya.
Selain itu, kata Barita, dalam kegiatan pemeriksaan ini tim juga memberikan edukasi dan sosialisasi. Bahkan, warga negara asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia, tim menyediakan penerjemah.
"Kita kasih edukasi, jika mereka mendapat gangguan kesehatan dalam waktu dua hingga empat belas hari mereka dapat melapor ke pihak hotel. Dan nantinya pihak hotel yang akan menghubungi, dan kita juga telah meninggalkan nomor kontak," katanya.
Sesuai SOP lanjut Barita, jika ada laporan dari pihak hotel maka tim kesehatan yang akan datang ke hotel untuk memeriksakan kesehatan tanu hotel.
Sementara itu, Kepala Imigrasi Non TPI Kota Singkawang, Tessar menambahkan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen keberadaan setiap warga asing.
"Dari hasil kegiatan yang dilakukan, kita temukan tujuh warga negara asing. Dan kita lakukan pemeriksaan kesehatan dan keimigrasiannya. Semua tak ada masalah," katanya.
Sementara itu, Eric manager salah satu hotel yang ada di Kota Singkawang mengatakan, isu virus korona ini tidak begiti berdampak pada kunjungan hunian hotelnya.
"Sejauh ini hotel kita telah penuh di-booking. Dan sejauh ini belum ada pembatalan booking hotel. Bahkan dari Papua juga akan menginap di hotel kita," singkatnya.
(Khafid Mardiyansyah)