Sejak kejadian itu, aku tak pernah datang lagi ke situ. Dan aku pun memutuskan untuk tak melaporkan kejadian itu ke polisi. Karena banyak pertimbangan
Tak terhenti di situ, pengalaman lainnya pun pernah aku rasakan. Di mana, pernah aku nyaris kehilangan nyawa. Saat aku santet.
Tapi untuk menjaga privasi, tak perlu rasanya aku ungkapkan secara fulgar di sini.
Namun yang pasti, pengalaman aku disantet seseorang, pernah aku alami sejak berita dimana proyek yang pernah diresmikan mantan Presiden SBY kala itu sempat heboh. Untungnya, berkat bantuan seseorang, aku pun terbebas dari Santet tersebut.
Sebenarnya banyak kejadian yang mewarnai perjalananku di dunia jurnalistik. Termasuk, melihat langsung keluarnya wedus gembel saat erupsi Merapi, terjebak di area penangkapan gembong teroris Nurdin M Top. Hingga, motor liputan yang terendam air saat kali Pepe anak sungai Bengawan Solo meluap.
Semua ini aku ceritakan agar para jurnalis muda saat ini, untuk berani mengungkap semua fakta kejadian. Meskipun tak ada berita seharga nyawa, namun demi sebuah totalitas, terkadang kita pun dihadapkan dengan yang namanya kekerasan terhadap jurnalis.
(Khafid Mardiyansyah)