“Jumlah total rumah rusak dengan kategori rusak berat (RB) mencapai 2.512 unit, rusak sedang (RS) 1,725 dan rusak ringan 6.707,” kata Agus.
Ia melanjutkan, kerusakan infrastruktur lain seperti fasilitas pendidikan berjumlah 142, peribadatan 121, perkantoran 47 dan kesehatan 11.
“Dari total kerusakan ini, hanya 5 rumah dengan kategori rusak sedang disebabkan karena gempa bumi, sedangkan sisanya disebabkan bencana hidrometeorologi,” katanya.
Sebagaimana diketahui, BNPB mencatat sejak awal tahun 2020 hingga minggu ketiga Februari, setidaknya terjadi 455 bencana di seluruh Tanah Air.
(Erha Aprili Ramadhoni)