JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 994.932 orang menderita dan mengungsi akibat bencana yang terjadi sejak awal 2020.
Pengungsi terbanyak ditemukan di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
“Sebanyak 994.932 orang tercatat menderita dan mengungsi akibat bencana. Tiga wilayah provinsi dengan jumlah bencana tinggi yaitu Jawa Tengah 119 kejadian, Jawa Barat 72 dan Jawa Timur 69,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangan tertulis, Senin (10/2/2020).
Selain mengakibatkan warga mengungsi, bencana yang terjadi sejak awal tahun hingga minggu ketiga Februari 2020 telah menyebabkan 94 jiwa melayang. Rinciannya, 86 orang meninggal akibat bencana banjir, 5 orang tewas akibat tanah longsor, dan 3 lainnya meninggal karena puting beliung.
“Korban meninggal dunia 94 orang dan hilang 2 orang,” ujar Agus.
Selain itu, bencana yang terjadi juga mengakibatkan kerusakan terhadap infrastruktur, seperti pendidikan, kesehatan, perkantoran dan jembatan.
“Jumlah total rumah rusak dengan kategori rusak berat (RB) mencapai 2.512 unit, rusak sedang (RS) 1,725 dan rusak ringan 6.707,” kata Agus.
Ia melanjutkan, kerusakan infrastruktur lain seperti fasilitas pendidikan berjumlah 142, peribadatan 121, perkantoran 47 dan kesehatan 11.
“Dari total kerusakan ini, hanya 5 rumah dengan kategori rusak sedang disebabkan karena gempa bumi, sedangkan sisanya disebabkan bencana hidrometeorologi,” katanya.
Sebagaimana diketahui, BNPB mencatat sejak awal tahun 2020 hingga minggu ketiga Februari, setidaknya terjadi 455 bencana di seluruh Tanah Air.
(Erha Aprili Ramadhoni)