"Kalau kerusuhan itu terjadi karena ada barang di dalam, berarti di hulu enggak-enggak beres, penjaganya tidak beres, berarti di dalam itu ada bandar juga," ujar Desmond.
Meski demikian, politikus Partai Gerindra ini menilai kericuhan yang terjadi dia di dalam rutan adalah hal biasa. Hanya saja dia meminta agar petugas dapat mengetahui penyulut kericuhan disana.
"Kerusuhan itu sesuatu yang biasa, tinggal penyulutnya itu ada apa?" kata Desmond.
Kerusuhan terjadi di Rutan Kelas IIB Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu 12 Februari 2020. Kerusuhan dipicu sikap warga binaan menolak petugas merazia narkoba.