Slamet menyampaikan bahwa aksi 212 merupakan tonggak perjuangan melawan kezaliman di Indonesia.
"Kami sepakat hari ini menyatakan sikap akan terus berjuang untuk menyatakan perlawanan dari pada kedzaliman. Hari ini titik lanjut perjuangan untuk menyeret pelaku korupsi ke penjara," kata Slamet.
"Kalau nanti ternyata petinggi negera terlibat dalam skenario korupsi. Kita akan revolusi!" ujar dia.
(Salman Mardira)