"Bagaimanapun kecelakaan ini telah terjadi, kita semua ikut prihatin dan menyampaikan turut berduka cita yang paling dalam atas meninggalnya siswa-siswa dalam peristiwa ini," tambah Andreas.
Seperti diketahui sebelumnya, kejadian susur sungai yang menyebabkan sembilan orang siswa tewas tersebut dilakukan dalam kegiatan pramuka pada Jumat, 21 Februari 2020.
Baca Juga: 6 Fakta Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman
Pada saat itu, banjir di Sungai Sempor terjadi cukup cepat, beberapa siswa yang sedang mengikuti kegiatan tersebut hanyut terbawa arus sungai yang deras.
(Fiddy Anggriawan )