BEKASI - Sebanyak 48 jamaah asal Bekasi, Jawa Barat dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci, pasca keputusan Kerajaan Arab Saudi menyetop sementara ibadah umrah. Bahkan, visa umrah juga ditangguhkan untuk sementara waktu.
Diketahui, ibadah umrah di Tanah Suci disetop sementara oleh Kerajaan Arab Saudi menyusul merebaknya virus korona atau Covid-19, yang belakangan ini menyebar ke berbagai negara.
Baca Juga: Kontak Tembak dengan KKB di Tembagapura, Bharada Doni Priyanto Gugur
Staff Operasional Biro Travel Umrah, PT Ajiib Wisata Barokah, Rovita menjelaskan, para jamaah umrah seharusnya berangkat pada Sabtu 28 Februari 2020. Namun, karena ada penangguhan tersebut para jamaah tersebut batal berangkat.
"Seharusnya berangkat hari ini, buat tanggal 28 kemarin, kan sudah distop dari Arab Saudi, dari tanggal 27," kata dia ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (29/2/2020).
Karena adanya penangguhan tersebut, katanya, para jamaah yang seharunya berangkat pada hari ini harus direschedule. Hal tersebut sesuai dengan koordinasi dengan Kementerian Agama.
"Mau tidak mau kami reschedule saja lagi, soalnya kami sudah kordinasi sama Kemenag juga," kata Rovita.
Dia menegaskan para jamaah yang hendak berangkat umrah dari biro travelnya berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa. "Ada 48 jamaah dari Bekasi, Jakarta, Bandung yang harus berangkat hari ini," kata dia.
Baca Juga: Waktu Tunggu Haji di Banten Mencapai 22 Tahun
(Fiddy Anggriawan )