JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meminta kepada wisatawan yang hendak bertamasya ke Kepulauan Seribu untuk tak takut. Pasalnya, meskipun Pulau Sebaru menjadi tempat untuk observasi para Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari negara asal virus korona (Covid-19), tapi mereka itu dipastikan dalam keadaan yang sehat.
"ABK dari World Dream sudah punya sertifikat sehat dari Pemerintah Hongkong saat keluar dari sana," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia kepada wartawan, Sabtu (29/2/2020).
Baca Juga: Dinkes DKI: 115 Orang Dipantau dan 32 Pasien dalam Pengawasan Terkait Virus Korona
Ia menjelaskan, pola penularan Covid-19 itu memang melalui percikan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung mikroorganisme penyebab penyakit. Namun, penularan itu hanya bisa terjadi jika ada kontak fisik yang dekat.
"Tidak perlu cemas karena pola penularan Covid-19 droplet, karena percikan batuk dan bersin yang terlontar dari orang sakit. Berarti bukan akibat virus yang bisa terbang di udara jarak jauh, nggak gitu," ujarnya.
Sebanyak 188 WNI awak Kapal Pesiar World Dream telah tiba di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, usai dijemput oleh KRI Dokter Soeharso pada Jumat 28 Februari 2020.
Ratusan WNI itu akan dikarantina dan diobservasi selama 14 hari untuk mengantisipasi ada yang terinfeksi virus korona atau Covid-19. Observasi dilakukan karena mengacu pada rekomendasi atau protokol kesehatan dari World Health Organization (WHO).
Baca Juga: Melihat Suasana Pulau Sebaru di Hari Kedua Observasi 188 WNI
(Fiddy Anggriawan )