MAJALENGKA - Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut 69 WNI ABK Diamond Princess kini tengah disterilisasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Menurut Sanitarian Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Bandung, Bayu Sabdo Kusumo, proses sterilisasi pesawat Garuda Indonesia memakan waktu sekira tiga hari, dimulai setelah pesawat tersebut mendarat di Bandara Kertajati. Ia menyebut seluruh bagian dan fisilitas pesawat sudah diberi cairan disinfektan.
Bayu mengatakan, seluruh penumpang dan barang bawaannya sudah didisinfeksi. Bahkan, sisa makanan dari para penumpang juga dimusnahkan. "Proses disinfeksi orang, barang dan alat angkut. Setelah mereka semua dievakuasi, kemudian sisa makanan dan makanan yang masih ada di pesawat kita musnahkan," ujar Bayu, Selasa (3/3/2020).
Bayu menerangkan, seluruh tempat duduk pesawat sudah dilapisi plastik oleh pihak maskapai penerbangan. Sehingga petugas KKP hanya mencopot plastik tersebut dan tinggal menyemprotinya dengan cairan disinfektan.
Setelah proses sterilisasi pesawat itu selesai, pihaknya kemudian akan mengeluarkan sertifikat disinfeksi. Ia menyampaikan saat ini sertifikat tersebut masih dalam proses penandatanganan.