Apalagi, sambung dia, jika dilihat dari riwayat kasusnya. Pasien ini juga tidak pernah ke luar negeri dalam enam bulan terakhir. Hal tersebut diketahui dari dokter yang berada di Puskesmas Sungai Awan tempat pertama pasien ditangani. Pihak Puskesmas juga dikatakan sudah berkoordinasi dengan manajemen perusahaan tempat pasien bekerja.
“Dari riwayat pasien sudah dicek. Jadi tidak ada dalam enam bulan terakhir (pasien) berpergian ke luar negeri,” tuturnya.
Meski demikian, belum lama ini di perusahaan tempat pasien tersebut bekerja, sempat kedatangan enam orang TKA baru asal China. Namun keenamnya juga sampai saat ini dalam keadaan sehat dan baik.
“Jadi dia (pasien) juga tidak termasuk dalam enam orang itu. Orangnya berbeda, di luar dari enam orang itu,” ujarnya.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat khususnya di Kabupaten Ketapang tidak panik. Saat ini yang paling penting menurutnya adalah masyarakat harus selalu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, serta terus menjaga kebersihan lingkungan di tempat tinggal masing-masing.(WAL)
(Edi Hidayat)