Dirinya meminta masyarakat Malang tetap tenang dan tidak melabelkan sakit batuk, pilek, sesak napas, dan bertemu dengan warga negara asing (WNA) tertular virus korona.
"Kalau masyarakat tidak kontak dengan orang yang kena korona ya tidak usah khawatir kena korona. Mohon kepada masyarakat jangan mudah memberikan stigma korona meskipun tidak terbukti korona, karena akan membuat cemas di masyarakat sendiri," pungkasnya.
(Hantoro)