Dampak Wabah Virus Korona di Australia, Sejumlah Restoran China Dinyatakan Bangkrut

ABC News, Jurnalis
Minggu 08 Maret 2020 07:01 WIB
Foto: Facebook/Phoenix Chinese Restaurant.
Share :

SYDNEY - Kekhawatiran warga Australia terhadap penyebaran virus korona baru (Covid-19) telah memakan korban. Sejumlah restoran terkenal yang menyajikan makanan China kini dinyatakan bangkrut.

Restoran 'Parramatta Phoenix Chinese' di Sydney misalnya, awal pekan ini menyatakan diri pailit, karena terus kehilangan pelanggan sejak virus mulai menyebar Januari lalu.

Restoran yang terkenal dengan sajian 'yum cha' ini memiliki sejumlah cabang dan yang dinyatakan pailit adalah yang terletak di Sydney barat.

Meski demikian, suasana 'Chinatown' di Sydney dan kota lainnya, termasuk di Melbourne, tampak sangat sepi dibandingkan saat normal.

Parramatta Phoenix bukan restoran China pertama yang tutup akibat kehilangan pelanggan.

Laporan news.com.au menyebutkan, pemilik restoran ini juga menutup restoran lain miliknya, 'Mister Dee's Kitchen', dengan alasan yang sama.

Pada Februari lalu, restoran 'Shark Fin House' di Melbourne berhenti beroperasi karena kehilangan pelanggan.

Menurut penjelasan pemiliknya Gabriel Chan kepada media The Age, pihaknya kehilangan sekitar 80 persen pelanggan sehingga harus memberhentikan lebih dari 50 pegawainya.

Akhir pekan lalu Restoran 'Old Town Hong Kong' di pusat Chinatown Sydney juga menyatakan diri pailit, bersama dengan restoran lain yang dikelola perusahaan yang sama, 'Super Dish Chinese Restaurant'.

Menurut pihak yang menangani kepailitan restoran ini, pengelolanya menjelaskan mereka telah kehilangan lebih dari 50 persen pelanggan sejak virus korona merebak.

Pantauan ABC Indonesia menunjukkan kawasan Chinatown yang biasanya selalu ramai dengan rombongan turis telah sepi sejak beberapa pekan terakhir.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya