Kronologi Kecelakaan Speedboat Paspampres Menewaskan 7 Orang Termasuk Dandim Kapuas

INews.id, Jurnalis
Selasa 10 Maret 2020 14:56 WIB
Kecelakaan speedboat ditumpangi Paspampres (MNC Media/Sigit)
Share :

PALANGKARAYA – Tujuh orang meninggal dunia dalam tabrakan speedboat milik TNI Angkatan Darat (AD) yang ditumpangi rombongan Paspampres dengan kapal longboat Dinas Kehutanan di Sungai Sebangau, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin 9 Maret 2020.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra Rochmawan menuturkan kronologi kecelakaan yang merenggut nyawa Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono.

Baca juga: 7 Jenazah Korban Kecelakaan Speedboat Paspampres Ditemukan

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan sungai tersebut berawal saat speedboat yang ditumpangi rombongan Paspampres dan perwakilan pemerintah Belanda baru selesai meninjau kesiapan pengamanan kedatangan Raja dan Ratu Belanda di Sungai Sebagau, Senin kemarin sekira pukul 11.30 WIB. Kapal itu ditumpangi 19 orang.

Ketika berada di tikungan sungai, speedboat besar itu berpapasan dengan kapal longboat milik Dishut Palangkaraya. Kapal ini ditumpangi delapan orang pegawai Taman Nasional Sebangau dan Manggala Agni yang membawa logistik.

Saat berpapasan, tabrakan antara kedua kapal tidak dapat dihindari. Diduga nakhoda kedua kapal tidak menduga kapal akan berpapasan. Longboat milik Dishut langsung pecah sementara speedboat TNI AD terbalik.

“Begitu tidak terduga karena di tikungan, sehingga tabrakan tak dapat dihindari lagi. Akibatnya perahu Dishut yang ditumpangi terpecah, tercerai-berai. Sementara speedboat TNI AD yang membawa tim aju ini terbalik,” kata Hendra Rochmawan seperti dilansir dari iNews, Selasa (10/3/2020).

Setelah melakukan pencarian sejak Senin siang hingga malam, seluruh korban tewas akibat kecelakaan kapal itu akhirnya ditemukan dan telah dievakuasi. Sementara 20 orang lainnya dari kedua kapal dinyatakan selamat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya