JEPARA – Seorang pria hilang tenggelam di Sungai Bugo Welahan, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Tim SAR gabungan pun dikerahkan untuk menyusuri sungai guna mencari korban yang dilaporkan sudah menghilang selama tiga hari.
Peristiwa itu menimpa Abdul Ghofur (32), warga asal Desa Welahan, RT/RW 04, Kabupaten Jepara. Korban sebelumnya ia terlihat duduk-duduk di pembatas jembatan dan mendadak jatuh tercebur hingga terbawa arus sungai.
"Korban sedang duduk di pembatas Jembatan Welahan pada Minggu 8 Maret siang. Kemungkinan besar korban kehilangan keseimbangan tubuh sehingga jatuh ke Sungai Bugo Welahan," ungkap Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya, Selasa 10 Maret 2020.
"Korban sempat minta tolong warga sekitar yang berada di jembatan, namun tidak tertolong, kemudian hanyut tenggelam," tambahnya.
Belum diketahui pasti tujuan korban duduk-duduk di jembatan. Korban juga membawa motor yang disandarkan di tepi jembatan. Saat jatuh, barang bukti yang tertinggal adalah motor dan sandal.
"Tidak diketahui maksud dan tujuan nongkrong di jembatan. Ditemukan motor dan sandal milik korban tertinggal di atas jembatan," imbuhnya.
Satu tim penyelamatan dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Mereka dilengkapi peralatan SAR air.
Proses pencarian tidak mudah karena kedalaman sungai mencapai 3–4 meter, lebar 30 meter, serta lokasinya cukup luas.
"Operasi pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan dengan metode explore penyisiran perahu karet. Korban berhasil ditemukan ke arah barat. Jarak dari TKP kurang lebih 7 kilometer. Dalam keadaan meninggal dunia," ungkap Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara Whisnu Yuas.
"Setelah ditemukannya korban selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Pecangaan. Operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke satuan masing-masing," tutupnya.
(Hantoro)