MADRID – Pemerintah Spanyol pada Kamis 12 Maret mengumumkan bahwa Menteri Kesetaraan Irene Montero dinyatakan positif mengidap Covid-19, sedangkan Wakil Perdana Menteri Pablo Iglesias menjalani karantina.
"Menteri [Montero] dalam kondisi baik, dan wakil perdana menteri, Pablo Iglesias, juga dikarantina untuk situasi ini," kata pemerintah Spanyol mengutip El Pais, Jumat (13/3/2020).
Pernyataan itu juga mengumumkan bahwa tes Covid-19 telah dilakukan kepada semua anggota kabinet, namun sejauh ini hanya Carolina Darias, Menteri Kebijakan Teritorial yang dinyatakan positif virus korona.
Pemerintah berencana mengurangi kontak antarsesama menteri demi mencegah penyebaran virus. Montero dan Iglesias telah melakukan kontak dengan anggota Kabinet lainnya pada pertemuan selama seminggu terakhir.
Baca juga: Pandemi Covid-19, Spanyol Karantina 4 Kota di Wilayah Catalunya
Pada hari Kamis, perdana menteri, Pedro Sánchez dari Partai Sosialis (PSOE), memberikan konferensi pers tanpa kehadiran fisik jurnalis, meskipun mereka dapat mengajukan pertanyaan kepada politisi. Pertemuan lain yang dia adakan kemudian dengan ketua serikat juga dilakukan melalui tautan video.
Raja Felipe VI dan Ratu Letizia dari Spanyol telah menjalani tes virus korona, menurut Royal Household. Seorang juru bicara mengungkapkan bahwa ratu bersama Irene Montero pada Jumat pekan lalu melakukan pertemuan kerja dengan sebuah asosiasi yang didedikasikan untuk membantu pekerja seks.
Pada Jumat pagi, hasil tes virus korona para bangsawan negatif, namun Ratu Letizia akan tetap di karantina, dan suhu tubuhnya akan dipantau.
Virus korona juga menjangkiti para politisi Spanyol. Ana Pastor, seorang politisi dari Partai Populer konservatif (PP) yang saat ini menjadi anggota komite pembicara di majelis rendah parlemen Spanyol dinyatakan positif terkena virus korona.
Sementara itu, empat wakil dari partai Vox sayap kanan - pemimpin Santiago Abascal, sekretaris jenderal Javier Ortega Smith dan wakil di Kongres Carlos Zambrano dan Macarena Olana, semuanya dinyatakan positif Covid-19.
(Rachmat Fahzry)