Orangtua Diminta Segera Bawa Anak ke Fasilitas Kesehatan jika Alami Gejala DBD

Adi Rianghepat, Jurnalis
Sabtu 14 Maret 2020 12:01 WIB
Ilustrasi pasien DBD. (Foto: Shutterstock)
Share :

KUPANG – Para orangtua diimbau segera memeriksakan anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas, puskemas pembantu (pustu), atau rumah sakit jika mengetahui ada bergejala demam berdarah dengue (DBD).

Secara umum gejala DBD pasca-gigitan nyamuk antara lain demam tinggi hingga 40 derajat Celsius, nyeri kepala berat, nyeri otot dan tulang, nyeri bagian belakang mata, kurang nafsu makan, mual dan muntah.

Selain itu terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, ruam kemerahan sekira 2–5 hari setelah demam, kerusakan pembuluh darah dan getah bening, serta perdarahan dari hidung, gusi, atau bawah kulit.

"Jangan sampai seluruh gejala ini muncul baru anak dibawa ke puskesmas atau rumah sakit. Tetapi harus lebih awal agar bisa langsung ditangani tim medis," kata Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih, Sabtu (14/3/2020).

Dia menyebut ada lima kematian yang terjadi di Kota Kupang akibat DBD, sebagian besar dialami anak-anak. Tidak hanya itu, lanjut Sri, terjadi kasus kematian karena terlambat pertolongan. Anak sudah sampai stadium parah baru dibawa ke rumah sakit.

"Nah ini yang kita harapkan tidak terjadi lagi. Kita berharap orangtua agar peka terhadap gejala DBD pada anak," katanya.

Ia menyatakan penyampaian terkait gejala DBD kepada masyarakat terus dilakukan tim medis hingga kelurahan yang ada di daerah.

"Dengan sosialisasi itu diharap masyarakat menjadi paham tentang sebab, gejala, dan pemberantasan DBD," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya