Fokus Penanganan Covid-19, Pemerintah Indonesia Diminta Tetap Waspada Wabah DBD

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Senin 16 Maret 2020 08:24 WIB
Ilustrasi Penanganan Demam Berdarah (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Di tengah merebaknya penyebaran virus korona (Covid-19) di Tanah Air, Demam Berdarah Dengue (DBD) juga tengah mewabah di sebagian wilayah Indonesia. Oleh sebab itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay berharap pemerintah bisa tetap waspada terkait DBD.

"Jadi sebenarnya ada atau tidak ada virus korona memang tugas negara ini harus tetap ada. Faktanya, siklusnya ada. Kalau tidak salah lima tahun itu jumlahnya (kasus DBD) banyak," kata Saleh Partaonan Daulay kepada Okezone, Senin (16/3/2020).

Saleh menuturkan, seharusnya pemerintah pusat maupun pemerintah daerah melakukan migitasi menghadapi kasus DBD yang sudah masuk ke dalam Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Seharusnya dari awal ada persiapan yang dibutuhkan terkait pemanganan DBD, daerah yang rawan DBD haru diberi perhatian spesial. Karena jika diperhatiakan secara khusus saya khawatir pemda tidak bisa tangani. Karena tidak sedikit di daerah tidak milki alat khusus," kata Saleh.

Baca Juga: 1.231 Pasien DBD di Sikka Dinyatakan Sembuh

Sebagai diketahui, Sebanyak 6.639 kasus demam berdarah dengue (DBD) muncul di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Februari hingga Maret ini, dengan mayoritas penderita berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di NTT, 32 penderita DBD meninggal dunia, 13 di antaranya berada di Kabupaten Sikka.

(Edi Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya