SOLO – Sebanyak 118 siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Solo tetap menggelar study tour ke Bali. Padahal, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo telah menetapkan virus corona (Covid-19), sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Kepala sekolah SMP 16 Solo, Sri Wulandari mengatakan pihaknya sebenarnya sudah akan menunda kegiatan study tour ke pulau Dewata Bali, pada Sabtu 14 Maret 2020. Namun pihaknya tak berdaya karena orang tua siswa tetap keukeuh meminta jadwal study tour tetap digelar sesuai jadwal.
"Begitu kebijakan KLB resmi diterapkan, secara kedinasan saya sudah mengimbau agar kegiatan ini ditunda. Semua wali murid saya kumpulkan di halaman sekolah. Tapi mereka tetap meminta agar study tour tetap dilakukan sesuai jadwal," kata Sri Wulandari pada wartawan, Kamis (19/3/2020).
Meski orang tua bersikukuh agar study tour digelar sesuai dengan agenda, Sri mengaku tak mau begitu saja setuju. Pihaknya langsung berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan (Dinkes) Solo terkait hal ini.
Ternyata, Dinkes Solo menyetujui study tour tetap dilaksanakan dengan persyaratan, ada pertanggungjawaban secara tertulis dari orang tua siswa yang tidak akan menuntut sekolah, bila ada sesuatu menimpa anaknya.
Baca juga: 9 Warga Bekasi Positif Virus Corona
"Setelah ada pertanggungjawaban secara tertulis dari orang tua siswa, akhirnya semua berangkat 118 plus 8 guru pendamping," ujar Sri.
Sekembalinya dari study tour, empat siswa mengalami demam. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan secara teliti, keempatnya hanya mengalami demam biasa.
Terpisah, Kepala Dinkes Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, demam yang dialami empat orang siswa kemungkinan karena kelelahan akibat perjalanan darat.
"Kita positive thinking saja. Mereka ini hanya kecapean saja, bukan yang lainnya," kata Wahyuningsih.
Wahyuningsih mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan yang diserahkan pada puskesmas, terhadap seluruh siswa dan guru yang ikut study tour.
"Tidak (karantina mandiri) cukup diserahkan saja pada puskesmas. Nanti pihak puskesmas yang kebetulan dekat dengan puskesmas ngoresan yang laporan pada kami," tegasnya.
(Qur'anul Hidayat)