KULONPROGO - Seorang bayi laki-laki berusia 4 bulan, menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Wates, Kulonprogo, DIY. Bayi ini, menjadi salah satu pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19). Sebelumnya, bayi ini baru saja bepergian dari luar kota pandemi corona.
“Satu PDP di RSUD Wates, adalah bayi laki-laki berusia empat bulan,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami, kepada wartawan, Jumat (20/3/2020).
Menurutnya, bayi ini memiliki riwayat baru aja bepergian dari luar kota yang ditemukan kasus positif Covid-19. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi. Penanganan tetap dilakukan dengan standar yang telah ditentukan. Termasuk perawat menggunakan masker khusus bukan lagi masker bedah.
“Semoga kondisinya bisa semakin lebih baik,” paparnya.
Bayi ini masuk di RSUD Wates, sejak tiga hari lalu. Sementara kedua orangtuanya dalam kondisi sehat. Sang bayi ditempatkan di ruang isolasi RSUD Wates. Kedua orantuanya juga dibatasi untuk melakukan kontak langsung dengan anaknya.
“Hanya bayi yang diisolasi, orang tuanya dibatasi untuk melakukan kontak langsung,” ujar Sri.
Hingga saat ini, terdapat 166 orang yang masuk ke dalam orang dalam catatan. Sebagian dari mereka kondisinya sehat, dan setelah 14 hari juga tidak ada masalah. Sedangkan yang masuk dalam orang dalam pemantauan (ODP) ada 20 orang dan 2 pasien PDP.
Satu pasien PDP yang sempat dirujuk ke RS Dr Sardjito, Yogyakarta dan kondisi sudah membaik dan kini sudah pulih. “Semoga tidak ada kasus corona positif di Kulonprogo,” harapnya.
Untuk penanganan kesehatan, Dinas Kesehatan Kulonprogo telah menyiapkan RSUD Wates sebagai rumah sakit rujukan pasien corona. Selain itu, ada RSUD Nyi Ageng Serang dan delapan rumah sakit swasta yang siap menangani lini kesehatan dengan didukung 21 puskesmas.